Sang Ainu Tarim Al Alim Al Allamah Al Arifbillah Al Habib Abdullah bin Muhammad Syahab.
(Ziarah kubur).
ziarah kubur itu bukan hanya sekedar menengok kubur, bukan sekedar menengok makam para wali, makam para Syuhada, makam para Pahlawan, bukan pula untuk sekedar tahu dan mengerti dimana, atau untuk mengetahui keadaan kubur atau makam, akan tetapi kedatangan seseorang ke kubur atau kemakam dengan maksud untuk berziarah adalah mendo’akan kepada yang dikubur atau yang dimakamkan dan mengirim pahala untuknya atas bacaan-bacaan dari ayat-ayat Qur-an dan kalimah-kalimah Thayyibah, seperti bacaan Tahlil, Tahmid, Tasbih, Shalawat dan lain-lain. Apa lagi kalau yang diziarahi itu makamnya seorang Wali atau Ulama atau Pemimpin yang telah berjasa kepada masyarakat, maka sebagai orang yang tahu berhutang budi, sepantasnya ia mendo’akan dan menghadiahkan pahala dari bacaan-bacaa yang dilakukan.
(Ziarah kubur).
ziarah kubur itu bukan hanya sekedar menengok kubur, bukan sekedar menengok makam para wali, makam para Syuhada, makam para Pahlawan, bukan pula untuk sekedar tahu dan mengerti dimana, atau untuk mengetahui keadaan kubur atau makam, akan tetapi kedatangan seseorang ke kubur atau kemakam dengan maksud untuk berziarah adalah mendo’akan kepada yang dikubur atau yang dimakamkan dan mengirim pahala untuknya atas bacaan-bacaan dari ayat-ayat Qur-an dan kalimah-kalimah Thayyibah, seperti bacaan Tahlil, Tahmid, Tasbih, Shalawat dan lain-lain. Apa lagi kalau yang diziarahi itu makamnya seorang Wali atau Ulama atau Pemimpin yang telah berjasa kepada masyarakat, maka sebagai orang yang tahu berhutang budi, sepantasnya ia mendo’akan dan menghadiahkan pahala dari bacaan-bacaa yang dilakukan.
Dengan demikian, jelaslah bahwa ziarah kubur menurut syari’at Agama Islam adalah termasuk amal shalih, amal perbuatan yang baik,

Tidak ada komentar:
Posting Komentar