Pada akhir zaman seperti sekarang ini, sesuatu yang baik dianggap buruk dan sesuatu yang buruk dianggap baik ... semua serba terbalik dan itulah tanda-tanda akhir zaman semakin dekat waktunya ...
Orang yang poligami dicela, padahal dia nikah secara sah, tapi giliran orang yang kumpul kebo alias berzina dibela atas nama HAK ASASI MANUSIA, ya penting suka-sama-suka ini .. inalillahi.
Wanita yang memakai jilbab dan menutup auratnya dianggap sok suci dan munafik, tapi giliran cewek yang pamer aurat seperti LONTE atau memang dia wanita jalang, justru disukai dan disenangi ... inalillahi.
Orang islam yang berdakwah, dengan tampilan memakai gamis dan jenggot dianggap sebagai TERORIS, tapi giliran orang di luar islam seperti kafir nasrani yang membakar masjid di PAPUA dianggap biasa saja bukan tindakan radikal ... inalillahi.
Orang yang kafir didukung untuk menjadi pemimpin dengan alasan, gak apa-apa kafir yang penting gak korupsi, daripada muslim tapi dana impor sapi dan dana haji saja dikorupsi ... padahal, gak semua orang islam itu korup, kenapa dikatakan semua orang islam itu doyan korupsi? inalillahi ... lah itu amerika, pasti banyak juga pejabatnya yang korupsi, kebanayakan agamanya apa? agama kafir nasrani ... kenapa gak dipermasalahkan?? kenapa hanya islam saja yang dicari-cari kesalahannya ... inalillahi. Padahal Allah menyuruh kita untuk memilih pemimpin yang seiman dan seagama, kenapa malah mendukung yang jelas-jelas tidak seiman dan kafir??? inalillahi. Ya wajar aja, kalo indonesia ini yang korupsi kebanyakan orang islam, karena indonesia mayoritas beragama islam ... lah coba kalo yang dijadikan sampel angka korupsi itu adalah negara amerika, perancis, inggris, rusia, filipina??? siapa coba yang paling banyak koruptornya? ya sudah jelas orang kafir nasrani, karena negara-negara tersebut memang mayoritas beragama kafir nasrani ... tentu berbeda kalo yang dijadikan sampel itu adalah indonesia dan amerika ... makanya aneh, kok seolah-olah hanya orang islam saja yang korupsi??? coppas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar